Rabu, September 26, 2012
perintah
Bila ditanya, ridho Allah atau ridho manusia yang kita cari?? dengan mudah pasti kita menjawab: Ridho Allah.. Tapi benarkah dlm kehidupan kita mengutamakan ridho Allah? lantas mengapa tanpa sadar kita sering "menyuruh" Allah? bukan meminta rezeki, jodoh, keberkahan dll itu yang disebut "menyuruh". Itu disebut "doa" Namun ketika adzan berkumandang dan kita menunda sholat, padahal Allah telah memanggil kita menuju kemenangan, memanggil kita untuk bertemu dengannya dalam sholat, saat itulah, kita jawab dalam hati dengan "menyuruh" Allah... "TUNGGU ya Allah, saya sedang tanggung kerja/jualan, sedang rapat, sedang di tol, sedang ini dan itu". Apakah mungkin kita menyuruh atasan/orang yang dihormati lama menunggu kita? Jika tidak maka mengapa kita justru "menyuruh" Allah lama menunggu kita? Bukankah rezeki itu dari Allah? bukankah urusan ini dan itu ada dalam genggaman Allah? Bukankah yang kita utamakan mencari ridho Allah? Dan Allah tidak menunda sedikitpun detak jantung kita, tidak menunda nafas kita. Dan kenyataannya saat Allah memanggil sholat, kita justru "menyuruh" Allah untuk menunggu kita.
Langganan:
Postingan (Atom)